よくある質問

FAQ

Frequently Asked Questions

KEANGGOTAAN

Produk AFC Life Science Indonesia dijual dengan cara direct selling yang dapat dibeli oleh anggota AFC Life Science yang sudah terdaftar secara resmi.

Keikutsertaan anggota hanya dapat dilakukan dengan bergabung dengan anggota yang sudah terdaftar (menjadi down-line anggota yang sudah bergabung). Jika anda ingin mendaftarkan downline anda, cara registrasi dapat dilihat pada halaman youtube kami.

Anda dapat dengan mudah mendapatkan produk AFC Japan yang merupakan produk-produk buatan pabrik farmasi terbesar di Jepang. Keanggotaan AFC Life Science juga didukung dengan sistem bonus yang sangat menguntungkan anggota.

Kami mengadakan LOP pada Rabu, pukul 18.00 hingga selesai. LOP (Lifescience Opportunity Preview) dilakukan di Apiary (co-working space), Lippo St. Moritz Office Tower 9th floor. Juga acara LOP diluar kota dengan jadwal kegiatan yang kami cantumkan pada halaman Events. Perubahan jadwal ataupun lokasi akan selalu kami informasikan kepada member kami.

PRODUCT

Produk AFC Life Science berasal dari AFC Japan, yang dapat dilihat pada halaman History.

AFC merupakan produk utama sekaligus nama perusahaan. Agelezz Bihaku dan Hanamai merupakan beberapa merek yang merupakan naungan / ciptaan AFC Japan yang juga diproduksi oleh AFC Japan.

Pembelian produk hanya dapat dilakukan secara online melalui sistem (member) ataupun melalui e-commerce shop yang kami miliki:

Pembelian online, melalui sistem:
Member diharuskan untuk login terlebih dahulu, kemudian melalukan topup AFC Wallet yang dapat dilakukan dengan menghubungi customer service kami. Kemudian pada sistem member anda, anda dapat melakukan pembelian produk melalui, register new member, upgrade member maupun auto maintenance. Pembelian dari sistem dapat diproses dengan cara self-pickup ataupun delivery.

Pembelian melalui Tokopedia, khusus untuk pembelian pincode:
AFC Life Science saat ini hanya menggunakan Tokopedia (AFC Japan), sebagai tempat pembelian pincode diluar sistem kami. Pembelian dilakukan sesuai dengan prosedur yang dimiliki oleh Tokopedia. Kemudian transaksi yang sudah anda lakukan wajib dikonfirmasikan kembali kepada customer service kami, sehingga transaksi anda akan kami hubungkan kembali dengan sistem kami.

Efek tersebut harus dituliskan pada kemasan sesuai dengan peraturan BPOM mengenai produk yang mengandung yoghurt. Sehingga penulisan “memiliki efek laksatif” wajib dicantumkan pada kemasa SOP 100+ maupun produk lainnya yang mengandung yoghurt.

Produk utama kami saat ini adalah SOP 100+, secara detail dapat dipelajari melalui tautan ini.

Testimoni dapat diakses melalui account youtube kami di, AFC Japan.

LARANGAN

Tidak. Pihak AFC Life Science Indonesia melarang adanya penjual-belian barang secara online, baik itu dengan harga yang sama, atau lebih rendah/tinggi. Pihak AFC Life Science Indonesia akan menindak tegas pihak yang melakukan jual-beli secara online.  Serta melanggar:

  • Ketentuan pasal 106 dan pasal 115 UU no. 7 tahun 2014 tentang perdagangan, dengan ANCAMAN MAKSIMAL 12 TAHUN PENJARA dan/atau DENDA MAKSIMAL Rp 12.000.000.000 (DUA BELAS MILYAR RUPIAH).
  • Melanggar ketentuan pidana merek berdasarkan pasal 90,91, 94 UU No.15 tahun 2001 tentang merek dengan ANCAMAN PIDANA PENJARA MAKSIMAL 5 (LIMA)TAHUN dan/atau DENDA MAKSIMAL Rp 1.000.000.000 (SATU MILYAR RUPIAH).
  • Melanggar ketentuan pasal 62 ayat (1) UU NO.8 TAHUN 1999 tentang perlindungan konsumen.
  • Pasal 16 ayat (1) Undang-undang Nomor 14 Tahun 2001 tentang Paten (selanjutnya disebut sebagai “Undang-undang Paten”)
  • PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR: 32/M-DAG/PER/8/2008TENTANG PENYELENGGARAAN KEGIATAN USAHA PERDAGANGAN DENGAN SISTEM PENJUALAN LANGSUNG

Penggunaan nama ‘AFC Life Sciene’ hanya boleh digunakan oleh pihak resmi AFC Life Science. Bagi anggota yang akan menggunakan nama tersebut, disarankan untuk tidak menggunakan nama ‘AFC Life Science’ pada website ataupun media sosial milik anggota. Karena dianggap melanggar peraturan Hak Cipta sebuah merek terkait pada Pasal 90 atau Pasal 91 UU Merek:

  •  Pasal 90 UU Merek:

“Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak menggunakan Merek yang sama pada keseluruhannya dengan Merek terdaftar milik pihak lain untuk barang dan/atau jasa sejenis yang diproduksi dan/atau diperdagangkan, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).”

  • Pasal 91 UU Merek:

“Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak menggunakan Merek yang sama pada pokoknya dengan Merek terdaftar milik pihak lain untuk barang dan/atau jasa sejenis yang diproduksi dan/atau diperdagangkan, dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah).”